• Post category:Otomotif
  • Post comments:2 Comments
  • Post last modified:1 September 2022
  • Reading time:3 mins read

Mungkin Anda sering mendengar istilah safety sense, khususnya pada mobil-mobil keluaran terbaru. Safety sense sendiri digadang-gadang merupakan suatu fitur yang meningkatkan keamanan dalam berkendara.

Lalu, apa itu safety sense?

Dikutip dari Wikipedia, Safety sense merupakan sebuah sistem keamanan mobil yang dibuat untuk mengurangi resiko kecelakaan. Cara kerja dari sistem ini yaitu menggunakan radar ataupun sensor laser untuk mendeteksi adanya kemungkinan kendaraan akan bertabrakan. Sistem ini bekerja dengan berbagai macam cara, antara lain:

  • Memberikan peringatan kepada pengendara
  • Menekan rem secara otomatis
  • Mengubah posisi duduk pengemudi secara otomatis
  • Mengubah posisi bantalan kepala secara otomatis
  • Mengencangkan sabuk secara otomatis
  • Dan berbagai cara lainn untuk mengurangi resiko kecelakaan

Fitur Safety Sense Pada Berbagai Produsen Mobil

Fitur safety sense memiliki nama yang berbeda di setiap produsen mobil. Apa saja nama fitur safety sense di setiap produsen mobil? Berikut daftarnya:

1. Audi Presense Plus

Cara kerja Audi Presense Plus memiliki 4 tahapan pengamanan. Yang pertama adalah sistem akan memberikan peringatan bahaya dengan menyalakan lampu hazard, menutup sunroof dan mengencangkan sabuk pengaman. Tahap kedua adalah mobil akan melakukan pengereman secara perlahan. Tahap ketiga mobil akan mengalami perlambatan hingga 3 m/s². Pada tahap keempat mobil akan mengalami perlambatan sekitar 5 m/s² diikuti dengan pengereman total secara otomatis.

2. Ford Collison Warning With Brake Support

Cara kerja dari sistem ini yaitu akan memberikan peringatan dengan menyalakan gambar yang menyerupai lampu rem di head up display, jika pengendara tetap tidak melakukan pengereman maka sistem akan melakukan pengereman secara otomatis.

3. Honda Collison Mitigation Brake System (CBMS)

Cara kerja dari sistem ini yaitu menggunakan radar untuk memonitor situasi di depan dan melakukan pengereman serta mengencangkan sabuk pengaman secara otomatis.

4. Toyota Pre-Collision System (PCS)

Sistem ini bekerja berdasarkan radar. Jika ada potensi tabrakan maka sistem akan melakukan pengereman secara otomatis menggunakan brake assist serta mengencangkan sabuk pengaman. Sehingga mobil akan berhenti dengan sendirinya.

This Post Has 2 Comments

  1. Avatar Of Syarif Maulana
    Syarif Maulana

    Silahkan berikan pendapat mengenai postingan ini 🙂

Tinggalkan Balasan